Jumat, 11 Oktober 2013

Brownies Kukus Enak Sehat Alami


Sumber: WIED HARRY.

Untuk 20 potong

60 g tepung mocaf/tepung beras campur*
40 g cokelat bubuk
½ sdt garam
3 butir telur ukuran besar (@70 g)
100 g gula pasir [kalau mau lebih sehat, 60 g sudah manis]
50 ml minyak goreng kelapa
1 sdm minyak goreng kelapa untuk olesan
kertas roti untuk alas, potong selebar dasar loyang

1. Campur tepung, cokelat bubuk, dan garam.
2. Olesi loyang 18x8x6 cm dengan minyak goreng, alasi kertas roti. Panaskan dandang untuk mengukus di atas api kecil.
3. Kocok telur dan gula pasir dengan mikser kecepatan paling tinggi hingga adonan mengembang dan kental (20 menit). [Tandanya: jika adonan dituang, tidak mengalir jatuh.] Matikan dan angkat mikser.
4. Masukkan campuran tepung secara bertahap sambil diayak. Lakukan 3 kali; dan setiap kali selesai memasukkan tepung, aduk pelan metode kincir air dengan spatula besar hingga rata. Tuangi minyak goreng, aduk hingga rata.
5. Tuang adonan ke dalam loyang, kukus dalam dandang dengan air sudah mendidih, tutup. Besarkan api kompor ke api sedang. Kukus hingga kue masak (30 menit), angkat. Balikkan bronis ke atas rak kue, lepaskan kertas pelapis. Segera balikkan kembali bronis, sisihkan hingga dingin.
6. Lebih enak jika bronis dipotong-potong dan disajikan 3-4 jam berikutnya, karena bronis sudah lembap/tidak kering.


*TEPUNG MOCAF: Mocaf singkatan dari modified cassava flour, merupakan tepung singkong yang telah difermentasikan, sehingga memiliki tekstur antikempal dan kurang memiliki aroma khas singkong. Bisa menggantikan tepung terigu dalam pembuatan cake-kue. Tepung mocaf tidak mengandung gluten seperti tepung terigu. [Jika menginginkan tepung mocaf, bisa dipesan a.l. pada Kainara – Telp. 0813 1756 2730, 021-847 7417, Email kainara.sehat@gmail, situs webwww.kainara.com. Tepung mocaf bisa dikirimkan ke alamat pemesan dengan tambahan ongkos kirim.] – Bronis kukus buatan saya dalam foto itu saya buat dengan menggunakan tepung mocaf.

*TEPUNG BERAS CAMPUR: Satukan 7 bagian tepung beras, 2 bagian tepung sagu/kanji, dan 1 bagian tepung maizena; ayak. Contoh: untuk membuat stok 1 kg tepung beras campur, campur 700 g tepung beras, 200 g tepung sagu/kanji, dan 100 g tepung maizena; aduk rata, ayak. Simpan dalam wadah terutup rapat. Tepung beras campur bisa menggantikan penggunaan tepun terigu dalam pembuatan cake-kue. Berbeda dari tepung terigu, campuran tepung lokal ini tidak mengandung gluten.


TIP KULINER
1. Kukus adonan bronis hanya setelah air dalam dandang sudah mendidih. Jika adonan bronis dimasukkan ke dalam dandang dengan air belum mendidih, bronis tidak mengembang baik, bahkan bantat.
2. Gunakan api sedang ketika mengukus, agar tekstur bronis lembut dan tidak berlubang-lubang, serta bagian atasnya mulus dan tidak bergelombang. Jika adonan bronis dikukus dengan api besar, maka tekstur bronis akan menjadi lebih kasar, kering, dan berlubang-lubang, dengan bagian atas bergelombang.
3. Jika menginginkan bronis kukus dengan tekstur lebih lembut, ganti sebagian putih telur dalam resep dengan kuning telur. Kuning telur bersifat melembutkan cake-kue, karena mengandung lesitin alami yang bersifat melembutkan. Dengan demikian, kita tidak perlu lagi menggunakan bahan pelembut sintetis (emulsifier). Contoh: ganti penggunaan 3 butir telur dengan 2 butir telur + 2 kuning telur. Hanya saja, ada tambahan kandungan kolesterol dalam cake. Namun jika pola makan kita selama ini dominan sayur-sayuran dan buah-buahan segar, tambahan tersebut tidak berpengaruh nyata terhadap kesehatan.
4. Jika telu disimpan dalam lemari es, keluarkan dari lemari es 4 jam sebelum dikocok, agar suhunya stabil (suhu ruang).


INFO NUTRISI
Resep ini sengaja menggunakan minyak goreng kelapa, karena tidak mengandung lemak trans sebagaimana margarin yang sepenuhnya mengandung lemak trans. Lemak trans adalah jenis lemak jahat yang secara langsung berpengaruh terhadap kenaikan kadar trigliserida darah, sehingga meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. Sementara itu, minyak goreng mengandung lemak jenuh – yang hanya berpengaruh negatif bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Sengaja menggunakan minyak goreng kelapa, bukan minyak goreng kelapa sawit, untuk mengurangi dampak pemanasan global.


INFO KULINER
Karena tidak menggunakan margarin, bronis kukus sehat ini memiliki daya tahan terbatas (**maksimal** 3 hari). Berbeda dengan bronis kukus menggunakan margarin yang bisa bertahan lebih lama. Nah, ada apa dalam margarin, sehingga bisa membuat bronis kukus lebih awet?